a tale of ahensi lyfe - campaign

8:58 am Khoirina Annisa 0 Comments


Suasana kantor
Kalau kalian mengikuti gue di sosial media, pasti kalian tau kalau gue kerja di ahensi. digital ahensi. advertising agency. agency atau dalam sehari-hari gue nulis sebagai ahensi. Ya itulah pokoknya. Kerjaannya bukan masang billboard atau spanduk. Tapi, kalau kalian mikirnya kerjaan gue itu masang billboard atau spanduk, ya gapapa juga.

Kebanyakan orang memang mengira ahensi ya kayak gitu. pasang billboard atau spanduk. penyalur tenaga kerja. percetakan banner. masih jarang yang tau tentang digital advertising. tapi seiring dengan berkembangnya teknologi, periklanan gak hanya ada di tv, radio dan majalah aja. iklan akan ada dimana targetnya berada.

Iklan digital gak cuma ada di instagram, facebook, atau twitter, nggak. lebih luas dari itu. itu hanya sebagian kecil social media. bahkan kalau mau dijabarkan, untuk social media sendiri ada berbagai macam spesialisnya. ada peran untuk membuat daily konten. ada yang mengerjakan iklan yang bekerjasama langsung dengan socmed yang terkait. ada yang mencari influencer yang tepat untuk diajak kerjasama dengan brand. ada yang membantu komunikasi antara klien dan pembuat konten. ada yang berperan untuk membantu jalannya campaign dan memastikan target tercapai sesuai waktu yang ditentukan.

Ngomongin campaign, kalian udah tau campaign itu apa kan? Yes, Kampanye. bukan kampanye politik ya. Kalau kalian belum ngerti, itu lho kalo di instagram atau twitter suka ada hashtag yang digaungkan oleh suatu brand, itu bisa jadi adalah campaign! Misalnya #NyatanyaNyegerin yang dibuat oleh sprite. atau #KebaikanAQUA yang dibuat oleh Aqua. Gitu aja ya gampangnya. Pelik kalo gue jelasin. itu, untuk tiap campaign yang berjalan, banyak orang yang mengerjakannya.

Memang, kadang ada klien yang belum mengerti bagaimana campaign tercipta dan memiliki budget yang minim untuk menjalankan campaign sehingga mereka mencari satu orang yang multi tasking untuk mengerjakan semua hal untuk campaignnya. Gak salah, hanya kurang tepat. Kalaupun dapat orang yang mau mengerjakannya, orang itu gak akan kompeten di semua jobdesk yang ada. Mungkin bisa, tapi hanya expert di satu-dua hal. karena percayalah, sampai sekarang gue masih belajar untuk bisa terus up to date untuk ada di satu posisi. jadi expert di satu hal aja makan waktu yang lama.

Gimana sebuah campaign tercipta sih koi? Nah, campaign tercipta bukan hanya semalaman. Banyak hal yang perlu disiapkan dan tentunya dengan pertimbangan yang matang. Banyak hal yang didiskusikan. Gak jarang, anak ahensi brainstrom sampai malam atau bahkan pagi untuk memikirkan plan untuk campaign yang akan dibuat. Apa big idea nya? gimana eksekusinya? dimana aja platformnya? di socmed aja? ada landing page ke website brand ga? nanti di boost di portal berita atau forum atau platform ads gak? ada hadiah untuk audiens yang berpartisipasi ga? ada influencernya ga? dan banyak hal lainnya. pada akhirnya semua akan dieksekusi sesuai ahensi yang terpilih dan dengab budget yang ada. semakian besar budget iklan, tentu semakin banyak jangkauan audiens yang didapat.

Umumnya campaign akan berlangsung paling minim 3 bulan (ini jarang banget) sampai satu tahun. Kontrak kerja dengan agency yang kerjasama pun biasanya mulai dari 6 bulan sampe waktu yang gak terbatas. saat campaign berjalan, biasanya juga ada evaluasi. sudah berjalan dengan baik atau belum? ya oke kalo berjalan dengan baik, kalo nggak gimana? biasanya akan ada perubahan-perubahan ditengah jalan buat maksimalin campaign. supaya efektif. terus setelah campaign selesai, biasanya akan ada perpanjangan atau pergantian dari klien yang kerjasama dengan ahensi yang mengerjakan. Jadi, jangan dikira dia dia lagi yang ngerjain. kalau gue hitung-hitung, selama sekitar 5 tahun kerja di ahensi mungkin gue udah pegang 50 brand mungkin. ya, banyak. karena brand akan datang pergi, menyesuaikan kebutuhan iklan dan budgetnya.

Campaign apa yang paling membekas diingatan kalian? coba share campaignnya dikomentar :)

0 Komentar:

Tinggalkan komentarmu disini...