Best friend are not forever

10:11 am Khoirina Annisa 0 Comments


Beberapa kali melihat teman yang tidak dekat dengan saya kehilangan temannya. Bukan karena kematian, tapi karena kehilangan arti persahabatan. Saya tidak pernah berpikir bahwa hal itu akan terjadi pada diri saya. Lucu ya.

Ternyata baru-baru ini saya mengalaminya. Sedih rasanya dan saya sangat menyayangkan kalau harus kehilangan persahabatan. Tapi ya semuanya memang terjadi. Rasa sedih, kecewa, marah, mungkin terjadi beberapa waktu kemarin. Apalagi saat Ibu tanya, "kamu udah lama gak pergi sama mereka... kenapa?" Dan... mau jawab juga gak tau harus kasih jawaban apa.

Lebih dari 8 tahun, bukan waktu yang singkat. Menertawakan kekonyolan kita, pergi bersama, curhat sampai menangis, dan hal lainnya yang umumnya remaja lakukan. Sedekat itu, membiarkan dunia melihat seperti persahabatan yang begitu indah, nyaman dan menyenangkan.

Setelah banyak hal yang dilakukan bersama dengan waktu yang cukup lama, bagaimana bisa ini menjadi sia-sia lalu hilang begitu saja. Bingung. Sepi. Sedih. Bahwa orang yang dulu begitu dekat dengan kita, kini berbeda. Seperti orang baru, seperti orang yang tidak mengenali. We have become like strangers.

Saya tidak tau apa kesalahan yang saya buat, Saya merasa saya begitu menghargai mereka. Tapi kalau boleh minta sesuatu, saya akan meminta mereka untuk mengatakan apa salah saya? apa yang bisa saya perbaiki untuk membuat semua ini menjadi lebih baik.

Apakah begitu sulit untuk membalas pesan dan menjawab pertanyaan? Apakah sadar bahwa diam tidak akan memperbaiki keadaan? Sip. Saya akan mengubah sikap. Gak asik kalau harus selalu mempertanyakan dan bingung. Biarlah kesedihan berlalu dan senyum kembali terbit.

Yikes, masih banyak hal penting yang membutuhkan fokus. Belajar hal baru dan pengalaman baru. Bermain sendiri, tertawa, mendapatkan ketenangan dan bergembira.

Biarkan hal ini menjadi pelajaran dan kenangan. Waktu tidak pernah bisa kembali, kebersamaan tidak akan pernah sama lagi. Saya beruntung pernah memiliki teman baik, meski tidak selamanya.