kalau bisa bahagia, kenapa tidak?

10:49 am Khoirina Annisa 17 Comments





 Setiap orang pasti ingin merasa selalu bahagia, tapi terkadang orang tersebut tidak tau cara menjadi bahagia. terus gimana cara menjadi bahagia? kalo lagi sedih agar bisa bahagianya gimana?


kamu bukan mereka !
Pernahkah kamu berpikir tentang orang lain? membandingkan dirimu dengan orang lain? kalau jawabannya iya, coba deh mulai sekarang jangan selalu membandingkan dirimu dengan orang lain, kenapa? karna itu cuma ngerusak kebahagiaan bahkan harga dirimu. karna saya percaya banget, setiap orang punya nasib yang berbeda, fokus dengan apa yang kamu cita-citakan dan ketika kamu sudah mencapai cita-cita itu mungkin kamu akan merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa. Dan jangan meratapi nasib ketika kamu sedang dalam keadaan sulit, karna saya rasa nasib kita bisa berubah.



Bahagia itu kita yang pilih !
Uang untuk apa? ya, kita memang butuh uang untuk sekedar membeli sandang dan pangan. tapi uang bukan segalanya  yang bisa menentukan kebahagiaan seseorang. saat ekonomi keluarga sedang jatuh saya pernah merasakan tidak punya uang sedikitpun. berangkat kesekolah yang biasanya naik angkutan umum saya malah jalan kaki karna tidak punya uang, makan nasi dengan sambal tempe, dan itu nikmat. kenapa? karna tidak semua orang merasakan hal seperti ini, karna jarang keluarga yang bisa tetap utuh di saat seperti ini. malah jika kamu pernah merasakannya mungkin karakter yang ada pada dirimu akan terbentuk sendiri, karana kamu merasakaan bahagia disaat sedih. pernah sedih merasakan hal ini, tapi kembali lagi ke diri saya, berpikir tentang banyak hal yang dilakukan orang tua saya, dan saya rasa saya harus tetap bahagia dengan semua ini. bagaimana dengan keuangan mu? sudah merasa bahagia dengan apa yang kamu miliki?



Sudahkah kamu baik dengan lingkunganmu?
Teman dan Keluarga, mungkin ini juga hal yang membuat kita merasa bahagia ataupun merasa sedih. terkadang ada saja hal yang tidak di inginkan yang terjadi dalam hidup. permasalahan di keluarga, pertengkaran dengan teman. pernah berpikir ga kenapa itu bisa terjadi? kalau saya pernah. dan saya tidak mau menyalahkan mereka ataupun keadaan ini. karna saya rasa mungkin ada hal di diri saya yang membuat hal itu terajadi. jadi, mulai dari dirimu ya. kalau kamu baik lingkungan sekitarmu pun akan baik, kalau sudah merasa dirimu baik tapi keluarga dan teman belum baik, coba deh cari tau lagi kenapa mereka kurang baik kepadamu. atau kalau sudah, bersabar dulu, dan tentunya tetap nikmati hari-harimu.



Menikmati moment-momrnt di hidup.
Menikmati setiap moment di hidupmu. coba deh mulai menikmati momen di hidupmu. hari sabtu kemarin saya masih harus kerja, walaupun tempat kerja saya di Bogor tapi saat itu saya harus menandatangani beberapa dokumen, jadi saya harus ke jakarta. keluar kantor sudah hampir jam 18:30, jalan ke stasiun tebet dan naik kereta sekitar jam 19:00. ditengah jalan sebelum masuk stasiun cawang kereta berhenti cukup lama, ternyata sedang ada gangguan listrik di Stasiun Depok. Untungnya saya bertemu dengan seseorang yang baik, awalnya kami bertemu di kantor dan mengajak saya pulang bareng. Baru sampai di st. ps. Minggu kereta berhenti kembali, kami memutuskan untuk mecnari makan dan duduk keluar gerbong kereta. Dan setelah saya sadar sampai di stasiun tujuan saya ternyata ini yang paling luar biasa, Jakarta-Bogor malam itu 4 Jam, ditambah perjalanan dari stasiun ke rumah, jadilah saya tiba di rumah jam 23:30. Mungkin iya ada sedikit rasa kesal karna menahan rasa kantuk. Tapi disitu saya sangat menikmati setiap momennya. Melihat banyak orang dengan wajah lelah, ditambah lagi kesal dengan pelayanan yang mengalami gangguan. Well, sudahkah kamu menikmati setiap moment dalam hidupmu? Entah itu momen membahagiakan, menyenangkan, atau moment menyedihkan sekalipun? Hehe, nikmati saja. Bahagia ini kita yang menentukan.



Menangislah dan segera hapus airmatamu !
Menangislah dan lekas kembali. Saya juga pernah merasakan sedih yang membuat saya meneteskan air mata. Kalau kamu mau baca, silahkan baca tulisan tentang kegagalan saya >>DISINI<<. Menangis semalaman, mengingat beberapa kejadian setahun kemarin. Mempertanyakan bayak hal kepada diri sendiri. Bisa dibilang itu adalah depresi ringan. Saat itu saya berpikir apalagi yang saya lakukan selanjutnya? Tidak lama dari itu saya dipanggil bekerja untuk sebuah perusahaan multi nasional dan sampai sekarang saya masih bekerja di perusahaan itu. Setelah selesai menangis dan mempertanyakan arti kebahagiaan di hidup saya, Mulai lah saya mencari tau tentang hidup, bagaimana cara hidup, dan ga sekedar melewati hidup. Menemukan sebuah website yang membahas tentang hidup. Bertanya banyak hal dengan pengelola website tersebut, dan saya merasa senang dengan semua hal yang ada di website itu.

jadi, saya rasa untuk menjadi bahagia itu kita yang memutuskan. Kita memang tidak pernah diajarkan cara untuk bahagia di sekolah, jadi kita harus belajar sendiri tentang kebahagiaan di hidup kita. Cari tau apa yang kamu suka, lakukan apa yang bisa membuatmu bahagia, dan ciptakan kebahagiaanmu mulai dari sekarang…


17 comments:

  1. Ah Kak... renungan nih, kalau bisa bahagia, kenapa harus sedih?

    By the way Kak, itu burung kenapa sih? Kok ngikutin aku terus? Aku takut Kak x_x

    @asysyifaahs
    http://bit.ly/kakbiblog

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah kamuuu... iya, dulu juga aku sempet merenung seperti itu :)

      hhihi mungkin itu burungnya ngefans sama kamu jadi ikutin kamu terus :p

      Delete
  2. bahagia itu tak ditentukan oleh orang lain, tapi oleh diri sndiri :)

    http://fandhyachmadromadhon.blogspot.com/2014/02/mengenal-kampung-fiksi.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap! betul sekali, setuju banget deh sama komentar kamu :)

      thank you ya sudah berkunjung dan berkomentar, Happy Blogging :D

      Delete
  3. blognya lucu, ada burung-burung terbang. haha :p
    ya, bahagia itu hanya diri kita yang bisa nentuin. kita yang milih sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. untung bukan kamu yang terbang-terbang ya.. hehe :p

      iya, pokoknya itu semua berawal dari diri kita sendiri :)

      Delete
  4. ya sayangnya sampai sekarang masih banyak orang-orang yang 'ingin menjadi orang lain' yang menurut dia bernasib lebih baik. Padahal ya belum tentu juga. :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sayang banget ya. padahal dengan menjadi diri sendiri orang itu mungkin bisa jadi lebih dari orang lain :3

      Delete
  5. Ah, saya sudah berhenti berpikiran 'ingin menjadi orang lain' beberapa tahun yang lalu. Menyadari kalau sebetulnya masih banyak nikmat yang belum saya syukuri,
    Beruntungnya, tidak perlu mengalami kegagalan dulu untuk melakukan sebuah perenungan panjang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ashimaaaa, kamu hebat ! belum gagal tapi sudah merenung :)
      sekarang tinggal mempertahankan cara untuk tetap bahagia.. hehe

      thanks ya sudah komentar ashima ;D

      Delete
  6. Saya pikir, saya tak pernah berkeinginan menjadi orang lain. Cuma saya sering berkata,"Aku ingin menjadi orang yang seberuntung dan sehebat dia". Apakah sama itu dengan --> ingin menjadi orang lain??

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Laila, kalau menurutku sebenarnya secara ga sadar kamu juga ada keinginan. emang ga mudah jadi diri sendiri, apalagi kalau dikelilingi orang-orang yang menurut kita hebat. tinggal bagaimana diri kamu merubah persepsi itu menjadi sebuah semangat baru untuk dirimu yang lebih baik dan bahagia ya :)

      thank you laila sudah berkunjung dan berkomentar ;D

      Delete
  7. Akhirnya aku baca juga tulisan kamu yang ini :)

    I think you're awesome! Dan untuk bisa menemukan kebahagiaan sendiri itu memang butuh perjalanan. Terlebih kebahagiaan yang genuine. Sering kali kita bilang "Gue harus merasa bahagia, karena gue cukup beruntung dibandingkan orang lain." Akhirnya jangan sampai bahagia itu juga sebuah keharusan ataupun sekedar image saja. Thank you for this post. Nanti aku ijin share ya mbaknya :) <-- tuh gue panggil mbak.

    Go sambel tempe! <-- it's my favorite.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aaaaaakkkk mba ika :3

      iya, iya mbak. mungkin salah di tulisan ya. harusnya "gue harus tetap bersyukur, karna gue cukup beruntung dibandingkan orang lain" haha
      mbak? loh ? mbak-mbak yang manggil mbak nih jadinya? haha

      dulu makan sama sambel tempe karna memang bisanya beli itu, sekarang makan sambel tempe karna memang sukaaaaaa!

      Delete
  8. suka banget sama postingannya khoi :) yapss bener, berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain. be your best self , ga usah terpaku dengan kehidupan orang lain. karna setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betullll, kalo orang lain bisa kenapa kita harus ikut-ikutan bisa? *loh haha
      hai kak linda, apa kabar? udah lama ya ga ketemu :)

      Delete
    2. alhamdulillah baik khoi, khoi sendiri gimana? hehe telat bales jarang buka blog :p

      Delete

Tinggalkan komentarmu disini...