Pengalaman hidup.

1:20 pm Khoirina 0 Comments



Seperti Bandung yang meninggalkan memori sedih sedari belia, minggu lalu bersepeda dari Bogor ke Bandung karena ada suaru acara.Perjalanannya cukup menyenangkan, lalu selepas ashar tiba di Bandung disambut dengan hujan dan gerimis menerus hingga baru bisa meninggalkan tempat finish selepas isya. Hotel di Bandung pun penuh sekali. Hingga akhirnya menemukan tempat menginap yang sebenarnya tidak cukup setimpal juga dengan tempat dan harganya. Heran. Ada apa? Seakan Bandung selalu mengesankan kesedihan. Ya, tapi pengalaman hidup bukan hanya tentang kesenangan, kan? Cerita kesedihan pun bertambah lagi, di Bandung.

Minggu ini adalah UAS. Tahun ke tujuh di kuliah. Aku tidak punya tekanan untuk lulus. Tidak ada drop out, semuanya dan selama yang ingin dijalani saja. Kalau semua mata kuliah semester ini lulus, harusnya menjadi semester terakhir sebelum menggunakan toga pada wisuda. Tidak tau, apa rasanya jadi sarjana?! Apakah akan membuat hidup menjadi lebih mudah? Pun hidup yang dijalani harus tetap diperjuangkan. Entah. Tujuh tahun, entah apa yang aku lakukan selama ini pada kuliah. Aku seru sekali bekerja, mengumpulkan pundi sembari jalan, bersepeda dan menyelam. Hidup yang sungguh menyenangkan jika dibayangkan. Walau dibalik itu pun ada hal-hal yang kurang mengenakkan.

Selepas patah hati, gemini yang sempat bodoh ini jadi sering bingung dengan hidup. Bahkan rasanya membuka hati pun masih terlalu sulit. Bertemu dengan orang baru yang dirasa cocok pun perlu penegasan hati. Keluarga yang tidak selalu harmonis. Pertemanan yang datang-pergi. Rasanya hanya punya diri sendiri. Tapi, perjalanan hidup kan tidak berhenti begitu saja. Menjalani hidup dengan pekerjaan yang melelahkan, tapi hobi-hobi ini sungguh menyenangkan. Lelah dan sedih menang sering kali menghampiri. Tapi energi seperti selalu diisi ulang oleh hobi yang tidak pernah membosankan untuk dijalani. Abis ini naik sepeda kemana lagi? Diving disana sepertinya menyenangkan! Seperti banyak psikiater bilang, sibukan diri dengan hobi atau berolahraga. Sungguh, hobi yang ku jalani ini adalah masuk kategori olahraga dan memang cukup menyenangkan.

Pengalaman hidup mengajarkan bahwa hidup tidak selalu adil, tapi selalu layak untuk diperjuangkan.

0 Komentar:

Tinggalkan komentarmu disini...